Consent simulator

Untuk apa

Layar consent hidup di aplikasi Tracive, yang dibagikan lewat undangan. Tanpa simulator, seluruh alur token terkunci di balik langkah yang belum bisa Anda lakukan pada hari pertama.

Simulator menggantikan layar consent, dan hanya itu. Ia memanggil fungsi yang sama dengan yang dipanggil layar consent sungguhan, dalam urutan yang sama, sebagai test user sandbox organisasi Anda. Semua yang terjadi setelah code — penukaran, PKCE, rotasi refresh, pencabutan — adalah jalur production yang tidak disentuh. Satu pengecualian: webhook hanya ada di production, jadi pencabutan di sandbox tidak mengirimkan apa pun ke endpoint Anda — tidak ada event yang dicatat maupun dikirim.

Cara memakainya

  • · Buka Consent simulator di portal.
  • · Pilih client, redirect URI terdaftar, dan scope yang diizinkannya.
  • · Isi partner_user_id, yaitu id Anda sendiri untuk pengguna ini.
  • · Halaman membuat pasangan PKCE di browser Anda dan menampilkan code, verifier, serta perintah curl yang siap ditempel.
Verifier dibuat di browser dan tidak pernah dikirim ke server saat meminta code. Jadi kalau penukaran nanti berhasil, itu membuktikan PKCE Anda benar — bukan bahwa pemeriksaannya dilewati.

Yang tidak diujinya

Simulator tidak menguji pengalaman app-to-app: pencegatan App Link, tampilan layar consent, dan perpindahan kembali ke aplikasi Anda. Itu tetap perlu dicoba dengan aplikasi Tracive sungguhan sebelum rilis.

Ia juga sandbox saja. Di production aksi ini tidak ada, dan consent selalu diberikan pengguna sungguhan.